Thursday, July 30, 2015

PERBEDAAN MIXING DAN MASTERING

Perbedaan Mixing & Mastering

Banyak yang salah kaprah tentang kedua hal ini, mixing dan mastering adalah 2 hal yang jauh berbeda meskipun lagu/Musik yang di kerjakan sama. ok penjelasan !

A. Mixing
Sesuai dengan namanya, mix = campur , mixing = mencampur. Yang di campur di sini adalah track - track audio yang ingin di gabung, Mis : Track Gitar, Track Vokal, Track Bass, Dan Track Drum( Biasanya track drum di pecah lagi menjadi track snare,kick,tomb,hihat, dan overhead dll)

Apasaja yang dilakukan saat Mixing ?
- Hal paling utama dari proses mixing adalah Balancing atau menyeimbangkan volume antar track sehingga semua track terdengar sesuai dengan yang di inginkan. bayangkan jika anda mendengar musik yang suara kick drum menutupi track audio lainnya pasti anda langsung menghapus musik tersebut dari kompi anda.

Equalizing (eq-ing), jika anda mendengar misalnya suara vokal yang bergemuruh maka disini tugas sang EQ . EQ berfungsi untuk meng-Cut dan mem-Bost frekwensi yang kita inginkan. Proses Equalisasi dapat membentuk karakter suatu Audio menjadi yang kita inginkan.

-Compressing , compressing adalah proses perataan suatu audio yang memiliki dinamic range yang tinggi, Mis : Vokal pada saat bernyanyi di nada rendah maka otomatis suaranya juga akan menjadi pelan, dan ketika dia bernyanyi dengan nada tinggi otomatis Powernya semakin kencang sehingga dinamic range audio vokal ini menjadi naik turun. nah ini bisa di atasi dengan proses ini

Pemberian effect, proses ini jika di andaikan pada lomba menggambar anak TK adalah proses pewarnaan, Contohnyamisalnya vokal yang terasa kering di beri effect Reverb, Chorus ,Delay dll sesuai selera.
(Dan lain-lainnya nanti akan di bahas )
nah, misalnya sudah selesai maka track audio yang banyak tadi kita mixdown menjadi 1 track audio Stereo untuk di Mastering :)

ok untuk Mixing  sampe disini dulu, untuk lebih mendalam akan di bahas pada tahap selanjutnya.

B. Mastering
Seusai dengan namanya , Master = induk/keseluruhan, disini hanya mengerjakan
 1 Track saja dari hasil  mixing yang di mixdown tadi.
Software Yang digunakan untuk Mastering
Biasanya yang paling sering digunakan untuk mastering adalah WAVELAB dari Steinberg..tapi di presonus studio one kita bisa sekalian mastering disana..
Yang di kerjakan di Mastering? 
Mastering itu hanya memoles, mengurangi noise secara keseluruhan , menstandarkan volume, compresi, eq-ing dan lain lain nanti akan di bahas.

APA ITU COMPRESSOR?? DAN FUNGSINYA UNTUK APA??

Tentang Compressor ( Apa itu Compressor ? )

Apa itu compressor ? Bagaimana cara kerjanya ? Apa Fungsinya?
ini adalah pertanyaan umum bagi yang baru mengenal dunia audio engineer, dan untuk yang sudah tau silahkan menambahkan :)
Lanjut !, Mungkin teman - teman pernah mendengar hasil recording (Mis : Vokal ) terdengar tidak rata, Maksud tidak rata di sini adalah dinamic range yang terlalu besar.  Misalnya saat bernyanyi di awalan lagu yang biasanya bernada rendah maka sang vokalis hanya akan mengeluarkan sedikit power dan otomatis suara akan terdengar pelan, sedangkan ketika memasuki reff yang biasanya bernada tinggi maka suara akan membesar dan ini menyebabkan dinamic range menjadi besar / lebar.

Nah, disini sang Compressor menjadi salah satu solusi untuk mengurangi dinamic range yang lebar tersebut (ada juga yang melakukan volume automation untuk mengurangi dinamic range dan ada juga yang menggunaka keduanya secara bersamaan)

Lanjut, ( ini adalah salah satu plugin compressor bawaan dari presonus studio one )
Dari gambar di atas  kita bisa melihat ada beberapa bagian yang harusnya ada di tiap compressor,,
(di sini saya hanya akan membahas Attack, Ratio, Release, Treshold, Gain Reduction, dan Gain karena 6 Bagian itu adalah hal utama dari compressor

ATTACK :
Attack adalah Berapa cepat waktu yang dibutuhkan untuk mengaktifkan kompressor. Satuan yang digunakan normalnya adalah ms dan ada juga yang menggunakan  second. mislnya kita mengeset attack = 0ms artinya tidak ada attack karena sinyal yang diterima langsung dikompress. Kompressor dengan attack time 0ms membuat sound terasa tumpul karena tidak ada attack sama sekali. Kalo pengen attack lebih banyak maka perlambat attack time.

- RATIO 
Ratio adalah Perbandingan sinyal yang masuk dan keluar. Ratio dimulai dari 1:1 sampai tidak terbatas.
1:1 berarti setiap kali sinyal melewati threshold sebanyak 1dB maka outputnya juga 1dB. Kalo ratio 2:1 berarti setiap kal sinyal melewati threshold sebanyak 2dB maka outputnya cuma 1dB (karena 2:1 ratio). Semakin tinggi ratio perbandingan akan membuat fungsi kompressor berubah menjadi limiter. Saat ratio menyentuh angka 10:1 maka kompressor mulai berubah fungsi menjadi limiter. Makanya sering kita melihat plug ins atau outboard gear yang bertuliskan Compressor/Limiter. Jadi kalo kamu pengen menggunakan limiter tetapi tidak memiliki limiter maka boleh menggunakan kompressor sebagai limiter.

RElEASE
Release adalah Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengkompress sebelum melepaskan efek kompressor untuk kemudian mengkompress kembali. Kalo release time terlalu singkat maka sinyal belum dikompress dengan baik, eh udah dilepas. Akhirnya ntar bunynya seperti pumping (dipompa). Kalo release time terlalu lambat, sinyal bakalan udah terkompress kembali padahal belum dilepas. Jadi kita harus hati2 dalam mengkombinasikan antara attack dan release time. Satuan yang digunakan adlah ms atau sec.


- TRESHOLD

Treshold adalah Level dimana kompressor mulai aktif. Level ini biasanya mulai dari 0dB sampai dengan unlimited. Kalo kita mengeset threshold pada posisi 0 artinya kompressor akan mulai bekerja saat sinyal menyentuh angka 0dB. Jadi kalo sinyal baru menyentuh dibawah angka 0 maka kompressor tidak akan bekerja. Level daripada threshold tergantung daripada selera Sound Engineer. Semakin rendah levelnya maka semakin cepat pula kompressor diaktifkan. 


- GAIN REDUCTION (GR)
ini biasa juga dinamakan ATTENUAT

APA ITU HOME RECORDING???

Home Recording

Home Recording bukan barang asing lagi, tapi apa loe semua tahu komponen apa saja yg dibutuhkan? Selain itu apa aja manfaatnya untuk pengguna dan pastinya estimasi biaya yang dibutuhkan buat bikin Home Recording. Berikut penjelasannya

1. Apa sih Home Recording itu?

Balik lagi ke Judul APA ITU HOME RECORDING???,,pengertian sederhananya adalah studio rekaman di dalam rumah/kamar. Konsep dari Home Recording sendiri yaitu mengadaptasi sistem analog yang biasa digunakan di studio rekaman konvensional, menjadi sistem digital ke dalam ruangan/kamar dengan ukuran minimalis. Software (Sistem Digital) yang digunakan untuk menggantikan alat - alat analaog itu disebut Digital Audio Workstasion (DAW).

2. Apa saja kelebihan dari DAW?

Dibandingkan dengan studio rekaman konvensional yang banyak pake system analog seperti menggunakan pita sebagai media rekamnya, ato instrumen yang butuh ruangan luas seperti drum, perkusi, DAW jelas jadi solusi buat loe yang pingin punya studio rekaman sederhana di kamar pribadi.
- hemat tempat & fleksibel – bagi pengguna laptop dapat juga digunakan untuk live.
- setting alat lebih mudah – karena serba digital jd tidak membutuhkan banyak alat.
- membutuhkan kabel lebih sedikit – lebih banyak bekerja dengan software.
- jumlah track tidak terbatas – bergantung kemampuan hard-disk PC/laptop.
- harga lebih terjangkau – dapat disesuaikan dengan budget yg ada.
- kualitas suara tidak kalah bagus dengan studio rekaman konvensional. DAW juga mampu jadi media untuk menyalurkan kreativitas sekaligus sarana investasi, bagi penghobi musik & audio.
Macam - Macam DAW :
-Cubase (Keluaran Steinberg)
-Nuendo (Keluaran Steinberg juga)
-Presonus Studio One (Keluaran Presonus)
-Pro tools (Keluaran Avid)
-FL Stuido (keluaran Image Line)
-Reaper (Keluaran Cockos)
-Dan Masih banyak lagi...
Tapi yang paling mainstream Cubase 
3. Komponen apa saja yg dibutuhkan untuk Home recording?
Untuk membangun sebuah Home Recording, berikut ini komponen-komponen yang harus diperhatikan :
- Komputer (PC) / Laptop: Untuk Komputer Disini Spesifikasi Minimal Dual core ya...sebenernya komputer dibawah dual core bisa tapi kasian,,untuk ram minim 2gb..
- Soundcard/Converter/Audio Interface :yaa ,,ini juga bisa dibilang alat paling penting,,Disini saya pake Focusrite Scarlett 2i2,oiya kalo kalian pake mic condenser harus cari soundcard yg udah ada phantom powernya (48v)
tapi sekarang soundcard sekarang rata2 udah build-in semua..fungsinya untuk memberi power/daya mic condenser

- Speaker Monitor : Disini Saya pake yang kelas bawah saja,,karena kantong belum cukup,hehehe. tapi juga udah lumayan buat ngelatih frequensi telinga

- Microphone (Bisa Pake Dynamic ataupun Condenser) : untuk masalah merekam vokal/intrumen(todong akustik gitar) saya pake samson c03..karena udah lumayan,,dia udah multi patern
- Software (DAW,VST,PLUGIN) :Software terutama di DAW saya serahkan ke Presonus Studio One 3...karena selain banyak fitur yang mempermudah pekerjaan,,interfacenya juga gampang dipahami

-Headphone: headphone saya pake isk at2000